Home > Photography > Tips Menghasilkan Foto Berkualitas dengan Kamera Saku

Tips Menghasilkan Foto Berkualitas dengan Kamera Saku

B44V34QUWR4E

Kamera digital di jaman sekarang sudah menjadi gadget yang cukup penting disamping handphone, mp3 player, laptop dan sejenisnya. Hal ini wajar mengingat narsis mode sudah menjadi kebutuhan pokok manusia sekarang, mulai balita sampai kakek nenek semua terjangkiti wabah narsis ini. Apalagi dengan dukungan intenet yang semakin mudah diakses, foto bayi berusia 1 detik pun mungkin bisa anda temukan di internet. Perpaduan yang unik dari kamera digital dan internet untuk mendukung nafsu narsis kita.🙂

Kamera saku digital memang merupakan pilihan yang tepat bagi anda yang punya hobi narsis, maupun bagi anda yang memulai hobi fotografi tetapi budget minim. Jika anda malas membaca user guide kamera anda karena bahasanya inggris dan banyak istilah-istilah fotografi yang asing di telinga,  posting ini mungkin bisa membantu anda lebih memahami fitur-fitur kamera saku anda dan kemudian dapat anda menggunakannya dengan maksimal.

1. Camera Resolution

Resolusi kamera saku digital sekarang ini bisa mencapai 12,1 Mega Pixels. Ukuran resolusi kamera ini menandakan banyaknya pixels yang terdapat gambar, semakin besar pixels maka anda dapat mencetak foto dalam ukuran besar (sesuai dengan ukuran maksimal pixel) tanpa mengalami penurunan kualitas foto. Perhitungannya seperti ini:

jumlah pixels (panjang) x jumlah pixels (lebar)

Untuk kamera 3,1 mega pixels: 2048 x 1536 = 3,145,728 pixels atau 3,1 mega pixels

Untuk kamera 7 mega pixels: 3072 x2304 = 7,077,888 pixels atau 7 mega pixels,

Tips: Jika anda tidak ingin mencetak foto dan mengedit foto dalam ukuran besar, dengan budget minim sebaiknya tidak perlu mengejar besarnya pixels, kecuali anda ingin mencetak foto anda seukuran papan iklan yang ada dipinggir jalan untuk keperluan kampanye.🙂

2. Optical Zoom dan Digital Zoom

Rata-rata kamera saku sekarang ini punya kemampuan 4x optical zoom (35(W)-140(T)mm), ini menandakan berapa kali perbesaran secara optical yang mampu dilakukan kamera. Untuk digital zoom bisa mencapai 16x dengan kombinasi optical zoom.

Tips: Untuk mendapatkan hasil terbaik, hindari penggunaan digital zoom. Jika memungkinkan, luangkan waktu untuk berjalan mendekati object untuk menghasilkan kualitas gambar yang baik. Pada kamera saku Canon anda dapat menemukan menu setting untuk mengunci digital zoom, sehingga pada saat anda menekan tombol zoom, hanya sampai batas optical zoom maksimum saja.

3. Shooting Mode

Biasanya terdiri dari pilihan-pilihan berikut: Auto, Easy, Portrait, Landscape, Sunset, Night Snapshot, Kids & Pets, Indoor, Sport, dll. Anda dapat menggunakan mode-mode tersebut sesuai dengan kebutuhan, misal untuk Sunset mode, Memotret sunset akan lebih optimal dengan mode ini. Foto “Memancing Senja” di samping saya capture dengan kamera saku samsung D370 di Pantai Depok, Yogyakarta.

Tips: Perhatikan juga moment dan komposisi antara object dengan background, untuk aturan komposisi foto landscape umumnya menggunakan rule of third, dengan meletakkan object di sepertiga bagian foto, untuk beberapa object foto akan tampak lebih eye cathcing.

4. Shutter Speed

Jika Kamera saku anda dilengkapi dengan pilihan mode manual shutter speed, maka anda bisa melakukan eksperimen untuk menghasilkan foto malam hari yang indah. Shutter speed adalah kecepatan lensa membuka dan menyerap cahaya. Semakin lama shutter speed, akan semakin banyak cahaya yang masuk ke sensor kamera, semakin cepat shutter speed, semakin sedikit cahaya yang masuk. Range kecepatannya mulai dari 1/9000 detik sampai 60 detik atau beberapa jam, tergantung tingkat kemahalan harga kamera.  Untuk kamera saku hanya dalam range 1/1500 detik sampai 15 detik. :) Foto berikut saya hasilkan dengan kamera Canon PowerShot A580 setting shutter speed 6 detik (kiri), sedangkan dengan shutter speed 1/8 detik (kanan). Perhatikan Bedanya!

5. Macro Mode

Macro mode ini digunakan untuk fotografi makro dimana anda dapat memotret object yang kecil dengan hasil detail dan efek blur disekitar objectnya. Fitur ini dapat anda aktifkan dengan menekan tombol yang bergambar bunga di kamera anda.

6. Pelajari Teknik Dasar Olah Foto dengan Photoshop

Fotografi dan olah digital dijaman sekarang sudah merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan, untuk mengatasi kekurangan kualitas gambar kamera saku, tidak ada salahnya anda mengolah foto anda di Photoshop agar tampak lebih indah.

Sekian dulu pembahasan tentang Photography dari pemula, Semoga bermanfaat.

Let’s Share the Ideas!

Tofan Azhar Hakim

  1. bapake dina
    December 27, 2009 at 9:10 pm

    om topan emang aktip ngeblog🙂

  2. December 27, 2009 at 9:15 pm

    Cuma iseng aja kok, sharing ilmu, siapa tau jadi amal jariyah.🙂

  3. bapake dina
    December 29, 2009 at 11:03 pm

    amiiinn…
    manpa’at om, lumayan sy dapet ilmu dari power plant technology-nya🙂

  4. January 25, 2010 at 4:42 am

    wah, mas tofan tambah profesional kie fotografinya…jadi pingin fotografi…tp cuman bisa modal poket kamera nih..

    • January 25, 2010 at 10:21 pm

      saya juga baru aja pegang DSLR kok, bertahun2 cuma pake kamera pocket, contohnya foto di atas itu, semua dijepret pake kamera pocket.🙂

  5. fika
    February 11, 2010 at 8:39 pm

    jadi pengen blajar foto juga… ajari mas..🙂

  6. Reza
    February 13, 2010 at 1:29 pm

    Thanx Bro,tips2 nya Ok.maklum baru belajar..:-)

    • February 13, 2010 at 11:10 pm

      Keep learning bro. sama2 belajar juga. Salam kenal n salam jepretz.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: